35. Demam

1377 Words

~UPIK~ Libur tlah usai. Waktunya kembali ke realita kehidupan yang sebenarnya. Kalau nggak ada halangan pesawat yang membawaku dari Padang menuju Surabaya sampai sekitar pukul dua siang. Tadi ada delay sebentar, tapi nggak menunggu berlama-lama di bandara, karena aku sendiri juga tidak terlalu awal sampai di bandaranya tadi. Sebenarnya aku mempertimbangkan untuk transit di Jakarta satu malam, tapi pertemuan terakhirku dengan Daniyal berakhir dengan tidak mengenakkan dan dia sama sekali tidak berusaha untuk memperbaiki keadaan, membuatku malas untuk repot-repot transit di Jakarta. Lagipula aku juga memikirkan kamar kosku juga rumah Daniyal di Surabaya yang sudah terlalu lama ditinggal. Karena hal itu juga yang membuatku kembali ke Surabaya lebih awal dari jadwal mengajarku di hari pertama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD