47. Masih Ragu

1579 Words

~UPIK~ Daniyal terus menatapku dengan senyum tertahan setelah Gilang meninggalkan ruangannya. Perbuatannya itu membuatku salah tingkah dan aku tidak punya tempat untuk melarikan diri dari tatapan itu. "Apa lihat-lihat?" tanyaku sambil berusaha menyembunyikan senyum karena sedang berusaha menampilkan ekspresi wajah serius. Lagi-lagi Daniyal menatapku dengan senyum tertahan. Kalau saja dia tahu ekspresi wajahnya yang seperti itu adalah salah satu ekspresi favoritku. Level ketampanan Daniyal tampak naik satu tingkat kalau dia menampilkan ekspresi dengan senyum tertahan seperti itu. Dan sudah barang tentu membuat jantungku berdebar lebih kencang setiap kali Daniyal menampilkan ekspresi seperti itu. Aach...tapi mau tidur sambil mangap juga dia tetep ganteng. "Kamu cantik kalau lagi jeal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD