~UPIK~ Ternyata Abak sudah sakit selama seminggu lebih. Hanya saja Adek maupun Amak nggak ada yang mau ngabarin. Itu juga karena permintaan dari Abak yang tidak ingin membuatku khawatir dan tidak perlu buru-buru pulang. Abak memang seperti itu dari dulu. Beliau mengkhawatirkan kesehatan anak-anak dan istrinya sementara kesehatannya sendiri nggak terlalu dipikirkan. Barulah setelah aku mengatakan kalau nggak lama di Jakarta, Amak mengatakan hal yang sebenarnya. Amak pasti tidak mau kena omelanku karena menyembunyikan kondisi kesehatan Abak. Dua hari dirawat di rumah sakit sekarang Abak sudah jauh lebih baik. Aku benar-benar fokus merawatnya. Aku tidak mengizinkan orang lain ikut campur merawat Abak. Aku menyuruh Adek dan Amak pulang ke rumah setelah aku sampai. Bahkan aku tidak meninggal

