“Apa kau mulai mengkhawatirkannya?” Edward menelisik wajah Ellard yang terlihat sangat melakoni perannya sebagai suami yang penuh perhatian, suami yang terlihat sangat khawatir akan kondisi istrinya. Ia benar-benar bertingkah layaknya suami yang begitu sangat mencintai Emily. Ellard menatapnya sekilas sebelum kembali mengalihkan tatapannya pada Emily yang sedang ditangani. “Jika ia sakit dan terbaring bagaimana aku bisa menarik perhatian Asad si pria unta itu. Mereka masih di sini dua hari lagi dan aku membutuhkan Emily sebelum pada akhirnya si pria gurun pasir itu menyerahkan semua tanggungjawab pada kita. Kau tahu sesungguhnya aku tak bisa bekerja sama namun aku tidak keberatan untuk berbagi hasil. Aku ingin dia lepas tangan dan hal itu bisa ia lakukan jika ia sudah menaruh simpati dan

