ICIM-BAB 24

1064 Words

“Ingin tidur denganku, Emily? Aku menginginkan hakku.” Dengan tatapan tajam dan penuh kebencian Ellard mendekat ke arah Emily dan menarik kasar rambut wanita itu hingga dipaksa mendongak. “Akkhh,” Emily terpekik kaget. Wajahnya juga pucat pasi mendengar apa yang yang baru saja dikatakan oleh Ellard. Bayangan tentang pria itu akan menjamahnya sungguh membuatnya sangat takut. Ia sadar posisinya sebagai seorang istri, ia tahu apa yang diminta oleh Ellard memang adalah benar haknya, namun tetap saja ia tidak bisa memberikannya begitu saja disaat ia tahu betapa pria itu sangat membencinya. Emily rela dan pasrah saat Ellard menghukumnya dengan kekerasan, memakinya dengan umpatan. Ia tidak mengeluh sama sekali, ia terima apa adanya, tapi tidak dengan kali ini. Ia tidak ingin kehormatannya juga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD