69. Membohongi Hati

1699 Words

"Lucas. Lucas. Bangun!" Agnes berjongkok di sisi tubuh Lucas yang terbujur lemas. Menepuk-nepuk wajah pucatnya, berharap pria itu bisa tersadar. Namun nihil. Lelaki itu masih memejamkan mata. Hanya lirih suara erangan sakit yang terdengar. Agnes menyentuh kening yang basah oleh peluh dingin itu. Terkejut sebab telapak tangannya seketika tersengat panas yang membara. "Astaga, dia demam tinggi. Aku harus apa sekarang?" monolog Agnes bingung. Diliriknya sekitar ruangan tersebut seraya menggigit jari gugup. Sampai akhirnya dia tidak memiliki pilihan lain. Dia tidak bisa membiarkan Lucas terus-menerus berbaring di tempat dingin tersebut atau demamnya hanya akan menjadi semakin parah. Dengan susah payah Agnes menarik lengan Lucas, membantunya bangkit duduk. Dengan agak ringkih gadis tersebut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD