“Suruh Brad carikan pengacara hebat, Sophia. Setelah itu ia harus bersembunyi dan jangan menampakkan diri sebelum masalah selesai.” Titah Leon lugas. Ia mengambil ponsel lalu menghubungi seseorang. Sophia mengangguk dan merogoh ponsel dari saku blazernya. “Baik, Tuan.” Deny dan Mela yang melihat mereka berdua sibuk, menjadi canggung. “Ada yang bisa aku bantu?” Deny menawarkan diri. Leon bangkit, ia berjalan mondar-mandir dengan ponsel yang ia lekatkan di telinga. “No, Deny.” Sahutnya sambil menanti panggilannya tersambung. “Apa kita dalam keadaan bahaya?” Tanya Mela pada Deny, pandangannya sesekali melirik Leon yang bicara dengan bahasa Inggris setelah panggilannya tersambung, tak jauh berbeda dengan Sophia yang juga bicara dengan bahasa Jerman namun memilih bicara di luar kamar. Den

