“Apa kau sudah mendapat kabar tentang kematian Andrea, Peter?” Tanya Abraham setelah menyeka bibirnya, menghabiskan makan malam di restoran Perancis bersama Claire dan Peter. Peter menggeleng pelan. “Tidak terlalu banyak info yang aku dapatkan, Tuan.” Ia menyeka bibir dan melirik Claire yang meneguk air setelah menghabiskan Chocolate Mousse sebagai makanan penutup. “Menurutku pasti saingan bisnisnya yang melakukan itu. Bukankah perusahaan jam miliknya sedang berkembang pesat dan berhasil mengalahkan perusahaan ‘TG’? Dan bisa jadi…” Tangannya terkepal di atas pahanya. “Ulah dari wanita yang pernah ia sakiti.” Sambung Peter. Claire menatap lekat pria yang selama setahun ini bekerja sebagai asisten ayahnya itu. Banyak hal yang tak ia ketahui tentang Peter. Namun yang pasti pria tampan yang

