Kenyaman dari balik pistol

1359 Words

Malam ini hujan deras mengguyur Berlin, udara dingin menyelimuti kota dan mengharuskan beberapa warga menyalakan perapian di rumah mereka. Tapi tidak dengan kamar apartemen Claire yang terasa hangat sejak kedatangannya beberapa menit yang lalu bersama Peter. Claire membalas semua kuluman Peter sejak memasuki ruangan apartemen. Tangannya sigap membuka coat Peter dan melemparnya sembarangan lalu berkata, "Aku merindukanmu." Lalu kembali mengulum bibir Peter lagi. “Aku juga, Claire.” Peter membalas. Hasratnya bergejolak seperti magma dalam tubuhnya yang tak terbendung lagi dan membutuhkan tempat untuk melepaskan semua rasa. Dan ia hanya menginginkan Claire, tak ada wanita lain selain pemilik bola mata berwarna hijau zaitun itu yang selama ini membuat kepalanya sakit. Sakit setelah membuat h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD