Daniel dan Brian

1277 Words

Keadaan Daniel sudah membaik, ia sudah dapat berbicara meskipun belum dapat sepenuhnya menggerakan tubuh. Tetapi hal tersebut patut di syukuri, karena hal yang paling Eliot dan Vina takutkan adalah pemuda itu kehilangan kemampuannya untuk berbicara. “Bagaimana keadaanmu, Daniel?” Vani datang ke dalam ruangan Daniel, dengan membawa semangkuk sup untuk di berikan pada lelaki yang masih terduduk di ranjangnya dengan kedua selang yang menempel di tangan kanannya. “Aku sudah merasa lebih baik… Terimakasih Vani.” Vani tersenyum ketika mendapatkan jawaban itu, meskipun Daniel menjawabnya dengan suara yang kecil, serak, dan terbata-bata. Ia menyodorkan mangkuk itu pada Daniel dan menyuruhnya untuk memakan sup tersebut. “Dimana, Brian?” Daniel bertanya ketika ia tidak melihat Brian beberapa j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD