"Jadi maksudmu, pihak pemerintah telah memalsukan kematian Bima dengan mengatakan bahwa jenazah yang ada di lokasi kejadian saat iitu adalah jenazahnya? Padahal pada kenyataannya, jenazah yang ada di lokasi kejadian adalah jenazah dari ayah jina?” Arial menganggukkan kepalanya saat ia mendengarkan semua kesimpulan yang di tangkap oleh Yahmar. Lelaki itu terlalu pintar untuk menyimpulkan penjelasan singkatnya dengan cepat. Yahmar melirik pada dokter Samuel, memintanya untuk segera mengambil kan obat yang di butuhkan untuk jina. Dokter Samuel pun segera masuk ke dalam ruang devisi kesehatan untuk mengambil obat-obat yang di perlukan Wanita itu. Yahmar menatap pada Arial yang masih menunggu dengan tidak tenang di hadapan nya, Yahmar pun mencoba untuk memberanikan diri untuk menanyakan ap

