"aku dan kamu menjadi kita"

545 Words
Bunyi dering ponselku membangunkanku yang tadi terlelap dalam tidurku lalu kulirik ponselku dan ternyata sila yang menelponku pagi pagi. Pasti sesuatu terjadi pada sila batinku dalam hati lalu kujawab telpon dari sila " Hallo sil, ada apa?? tanyaku pada sila ditelpon" kok suara lo serak gitu sil?? ada apa ?? lo kenapa?? cerocosku pada sila. Dan begitu sila mendengar nada khawatirku tangisnya pun pecah padaku   "Ranti lo bisa kerumah gue sekarang juga??? gue butuh bantuan lo, please ucap sila memohon diiringi isak tangis" lalu kumenoleh kesebelahku melihat rendi sedang tertidur pulas karna tidak ingin membangunkannya aku bergegas menuju keluar kamar dan melanjutkan pembicaraan pada sila " Sil, sorry kalo sekarang gue gak bisa langsung kerumah lo karna rendi sekarang lagi nginep dirumah gue, tunggu dia berangkat kerja dulu. ini aja dia masih tidur kataku pada sila, nanti kalo rendi udah pergi kerja gue langsung kerumah lo, Gimana?? gak apaapa kan sil?? tanyaku pada sila. Dan terdengarlah suara serak parau akibat tangisan sila " ya udah gue tunggu lo hari ini dirumah kata sila padaku. lalu kujawab " iya sil, gue bakalan ke rumah lo kok tenang aja. Dan pada saat seperti inipun omes nya sila alias otak m***m keluar dan berkata " hayoooo, semalem lo tidur bareng rendi ya?? sampe berapa ronde?? perkasa gak?? size big atau mini?? kekeh sila ditelpon..astaga silaaaaa...disituasi begini omesnya muncul ya tuhan...ni emaknya ngidam apaaan ya kok bisa m***m gini pekikku dalam hati. Tapi gak apa apalah biar tangisannya beralih pada kekehan dari sila..yah itung itung penghiburan buat sila...dan kusambut dengan kekehan saja, tiba tiba ada sepasang tangan yang menggerayangi dadaku membuatku mendesah geli akh akh..ah..ahh.."yaaaannkk, ini masih terlalu pagi unnnnthuuuuukk ah..ah...ah...bercinta..akh akh ah desahku. tangannya mulai turun kemilikku yang sedikit basah karna ulah rendi di dadaku. rendi berkata " sayaaaang, kamu sudah basah yuk kita lanjutin dikamar mandi dia langsung menggendongku menuju kamar mandi dan dia melucuti semua pakaianku hingga membuat tubuhku polos tanpa sehelai benangpun ditubuhku dan rendipun melucuti semua pakaiannya hingga kami berdua tampak polos...rendi memulai aksinya dengan mencium, menjilat,lalu menghisap puncak dadaku yang sintal dan padat yang membuat rendi semakin menggila menghisap puncak dadaku hingga membuatku mendesah keras akh akh akh ah ah ah aaaaaahhhhh lalu rendi memainkan milikku dibawah dimasukkan satu jarinya dimilikku membuatku memekik sakit "akh sakiiiitt" lalu rendi menambahkan satu jari lagi dan mulai dikeluarmasukkan jarinya perlahan lahan dan seketika berubah menjadi cepat membuatku makin gila untuk mendesah "akh akh akh akh...aaahhkk...tanpa berlama lam jarinya ia keluarkan dan berganti dengan junior rendi yang perkasa dimasukkan juniornya "akh..akh masih saaakkkiiitt..aw...aw...berubah menjadi akh akh akh akh aaah aaahhh...mendengar desahanku rendi menggila dengan tempo yang semakin cepat dan disambut desahan rendi..akh akh akh akh yaaannkkk akh akh akh akh akh niiikkkmaaaattt sambil terus menggoyangkan pinggulnya maju mundur..."yaaaannkkkk, aku mau gaya doggy style cerocosnya sambil menahan nikmat. lalu akupun berbalik tanpa lama lama rendi langsung menancapkan juniornya dari arah belakang dan mulai mengatur tempo goyangan pinggulnya "akh akh akkhh akh akh aakkhhh nikmat sekali yank racau rendi. diapun terus menggoyangkan pinggulnya amju mundur hingga "yaaaannnkkk, aaakkkhhhuuu mau keeeluuuaaarrr ". akhirnya selesai acara bercinta kami dipagi hari." makasih sayang, kamu udah kasih aku milikmu yang berharga inget cuma aku yang boleh sentuh kamu karna kamu calon istriku. aku dan kamu akan berubah menjadi kita kedepannya kata rendi padaku.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD