"Baiklah, aku pulang kalau begitu." Ucapku pada ayah dan ibu setelah makan malam kami selesai. Ya, makan malam. Setelah perayaan ulang tahun ibu tadi siang, aku ditahan dan diajak main poker oleh ayah. Tentu saja aku tidak bisa menolak karena aku memang sudah sangat bertemu degan mereka. "Lain kali kita bertemu lagi, sebaiknya kau sudah membawa calon pengantin." Ayah kembali bicara dengan nada yang seolah hal itu sangat mudah. Tapi, aku bisa apa? Aku tidak bisa berucap tidak lagi pada mereka jadi, aku hanya mendengus sambil melambaikan tanganku sebelum masuk ke dalam mobil untuk pulang. Tapi, sebelum aku berhasil menggapai gagang pintu mobil, ayah kembali bicara. "Kau buka anakku kalau belum membawa pasangan ke rumah ini." "Baik! Aku akan bawa sebanyak yang bisa kutemukan!" Ujarku som

