Membawa Alara Pergi

1007 Words

Ketika mereka akhirnya melangkah keluar rumah, Alara menoleh ke belakang untuk melihat rumahnya sekali lagi. Pohon-pohon besar yang tumbuh di halaman, ayunan tua di bawah pohon ek, dan bahkan suara angin yang bertiup di sekitar rumah—semua itu terasa seperti bagian dari dirinya. John dan Magda berdiri di depan pintu, melambaikan tangan dengan senyum yang dipaksakan. "Hati-hati di jalan," ujar John, suaranya sedikit serak. Elenio menggenggam tangan Alara dengan erat, memberikan kekuatan. “Ayo, Lara. Kita harus pergi sekarang." Langkah-langkah mereka menuju mobil terasa begitu lambat, seolah setiap langkah adalah perjuangan. Ketika Elenio membuka pintu mobil untuk Alara, dia sempat berhenti sejenak, menatap orang tuanya sekali lagi sebelum akhirnya masuk ke dalam. * * Mobi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD