Kembalikan kalungku!

1282 Words

Seperti burung yang tak bisa kehilangan sarangnya, Elise kembali mengunjungi mansion De'Rose yang seharusnya menjadi miliknya. Tentu saja ia tak bisa mengatakan itu secara terang-terangan kepada Adrian. Bahkan Adrian telah memberitahunya bahwa ia tidak perlu kesana lagi. Elise hanya perlu menunggu Adrian melakukan segalanya untuknya. "Oh, untuk apa tukang rusuh ini mendatangiku?" Mary yang sebelumnya akan menaiki mobil, segera mengurungkannya saat melihat Elise turun dari mobil yang baru melewati pintu gerbangnya. "Sialan, harusnya aku memasang mesin pemindai nomor plat di pintu gerbangku," decak Mary dengan wajah masam. "Tidak perlu berkata begitu, untuk apa kau melarang pemilik rumah mendatangi rumahnya sendiri?" Elise tidak terima mendengar wanita itu secara tidak langsung mengaku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD