Napa Valley

1115 Words

Napa Valley California “Wah …, kalau aku tahu di sini indah sekali, sudah lama aku kabur ke sini,” gumam Elise sambil memejamkan mata. Udara segar memenuhi paru-parunya saat ia menghirup napas panjang setelah selesai beres-beres. “Untung kau masih ingat denganku saat melarikan diri,” ujar teman lamanya itu. “Sorry, Anne, aku ….” Perempuan berambut pirang yang berdiri di samping Elise itu dengan cepat menyentuh lengan Elise, “Aku cuma bercanda, kamu jangan terlalu serius. Bagaimana? Apakah kau menyukai kotej ini?” “Aku suka sekali, apalagi kotej ini berlokasi di kebun anggur dan di depan sini aku bisa menanam bunga,” jawab Elise cepat. Ia mengulas senyum termanis yang ia miliki, “Berapa yang harus aku bayar perbulannya padamu, Anne?” tanya Elise. Anne menggeleng cepat sambil berkata,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD