Broken Heart

1625 Words

From the moment I saw her, I knew this one was worth the broken heart (Atticus)               Laura sudah ditemukan. Kabar itu serupa tornado yang menghantamku. Aku kemudian terombang-ambing dalam sebuah rasa, ah banyak rasa, yang entah. Bukankah seharusnya aku menyambut kabar ini dengan bahagia?             “Laura masih hidup, Bara.” Renata mengungkapkan hal itu dengan binar yang sesungguhnya binar dari wajahnya. Dan aku bingung memilih ekspresi apa yang harus aku perlihatkan padanya. Bahagiakah aku seharusnya? Kenapa aku menjadi begitu kejam dengan tidak merasa bahagia karena istriku sendiri telah ditemukan dalam keadaan hidup dan berdasarkan keterangan Renata, baik-baik saja?             “Di mana? Aku akan menjemputnya pulang,” sahutku ketika itu. Aku baru tiba di rumah setelah meny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD