Teka-teki

1342 Words

             Wildan menatap Rafli, putra sulungnya tersebut, dengan tatapan yang tajamnya mampu dirasakan pemuda itu hingga menembus ke tulang-tulangnya. Rafli mengkeret di kursi berseberangan dengan meja kerja sang ayah. Berhadapan dengan Wildan yang sedang murka adalah hal yang selalu Rafli hindari. Ayahnya adalah seorang tampramental. Jangan pernah mencoba memancing emosinya.             “Kau bilang Laura masih hilang ingatan. Lalu apa ini!?” tanya Wildan dengan nada rendah. Dia membalik layar laptop hingga menghadap ke arah Rafli, menampilkan sebuah rekaman video yang membuatnya uring-uringan sedari pagi, “Siapa yang menurutmu mengirimkan email ini, jika bukan Laura!?”             Rafli menatap layar laptop itu sejenak. Video Wildan bersama seorang wanita di sebuah klub malam. Tampak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD