Bab 21 : Minta berpisah

1534 Words

"Kenapa Kak Kanya bilang begitu?" tanya Bella tidak percaya. Kanya menghela nafas dan memegang kedua bahu Bella, tubuh Bella sangat bergetar dan air matanya menetes, Kanya mengelap air mata Bella. "Bella, kamu masih muda, jalan kamu masih panjang. Kamu lihat Dinda dan juga Dani, mereka membutuhkan papanya." "Tapi kedua bayiku lebih membutuhkan papanya," ucap Bella. Kanya mendorong Bella sampai membentur dinding, Bella merintih kesakitan dan segera berdiri dari sofa. Kanya menatapnya tajam membuat Bella bergidik ngeri. "Aku tidak mau tahu, setelah melahirkan kamu segera pergi dari keluarga kami. Kamu mau menikah dengan Devan atau tidak aku tidak peduli yang terpenting kamu harus pergi." Kanya menyeret Bella keluar dan menutup pintu ruangan dengan keras. Bella merasa sesak, ia menc

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD