Bab 49 : Maaf

1016 Words

"Dad, saya minta maaf." "Aku tidak butuh permintaan maafmu! Letakkan si kembar dan keluarlah dari mobi! Jangan lupa beresi semua barang-barangmu!" bentak Saga. Devan meletakkan si kembar duduk di sebelah Saga, Devan menatap Bella yang pingsan akibat ulahnya. Devan tidak mau jika akhirnya harus berpisah dengan Bella karena dia sudah sangat cinta dengannya. Mobil mulai berjalan, si kembar berteriak memanggil orang yang mereka ketahui adalah papanya. "Papa...." "Papa..." Si kembar menangis tatkala melihat Devan tidak ikut dengan mereka. Saga mengusap pipi kedua cucunya, mereka malah menangis histeris. "Itu bukan Papa kalian, kalian tidak punya Papa dan yang ada hanya Grandpa," ucap Saga. Setibanya di rumah sakit, Bella segera mendapatkan perawatan. Sementara si kembar bersama asiste

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD