Evan terdiam sambil menatap Karina. Entah apa yang dipikirkannya. Karina buru-buru menaruh kedua tangannya di depan d**a untuk menghalangi pandangan mata Evan. Dia membatin. 'Huh! Gigolo ini pasti ingin tidur denganku! Aku tidak akan mau menuruti keinginannya itu!' Karina tiba-tiba teringat akan kata-kata yang Evan tato di punggungnya dan entah kenapa, dia merasa seperti anjing peliharaan yang membawa perangko untuk tuannya. 'Evan pasti memiliki maksud khusus. Tapi, aku tidak seperti wanita yang dikenalnya. Aku tidak akan mau mengikuti kemauannya!' geram Karina dalam hatinya sambil melotot ke arah sang pria. "Baiklah. Aku cuma memintsmu untuk kembali dan lanjutkan bekerja di vila. Aku tidak akan mengejar masalah mobil itu. Kalau tidak, jika kerabatmu tidak mendisiplinkan anak itu, saya

