Saat Karina tiba di agen perumahan, dia melihat anak-anaknya di depan kantor itu. Berdiri di pusat aktivitas agen perumahan, Juno dan Jinny terlihat pucat pasi saat melihat Karina. Mereka melangkah satu per satu, berhenti di pinggir jalan dengan lunglai, seolah-olah mereka berhadapan dengan algojo yang akan menghabisi mereka. Melihat itu, Ibu mereka tertegun. Gaun putih panjang Karina berkibar-kibar tertiup angin. Rambutnya yang panjang tergerai longgar di belakang bahunya, dan wajahnya pucat seperti hantu. Karena dia menggunakan terlalu banyak alas bedak, ada perbedaan warna yang jelas antara wajah dan lehernya. Dia membawa syal sutra. Karina melakukan itu supaya dia terlihat sakit karena dia tahu kalau anak-anaknya telah bersandiwara di depan banyak orang tentang sakitnya ini. M

