Karina sedang menggigil ketika teleponnya berdering. "Merasa tidak enak badan?" Karina merasa disiram air dingin. Evan? Mengapa dia meneleponnya? "Sedikit." bohong Karina sambil menyalahkan Evan yang membuat dia masuk dingin dan demam karena harus mencari handphone milik Evan itu. "Di mana kamu tinggal? Aku akan mengantarmu ke rumah sakit." "Tidak perlu, aku akan baik-baik saja setelah tidur sebentar." Begitu Karina selesai berbicara, dia batuk parah, menggigil dan kesakitan. "Tuh kan. Kamu sakit. Apakah kamu ingin aku mengirim seseorang untuk membantumu?" Evan sudah terdengar khawatir di ujung telpon. Karina tidak tahu apa yang Evan inginkan. Bukan urusannya apakah dia merasa baik-baik saja atau tidak. Apalagi Evan lah yang menyebabkan dia sakit. "Aku harus mengurus karyawanku

