Windy ingin mengajak anak-anaknya ke supermarket terdekat, tetapi mereka bersikeras untuk pergi ke pusat perbelanjaan besar yang pernah mereka kunjungi sebelumnya. Saat Windy sedang melihat barang-barang, Julius berkata kepada kedua adiknya. "Kalian masih ingat, gak, dengan pria yang wajahnya mirip wajah kita. Julia dan Julian langsung mengangguk. "Droneku berhasil mendeteksi keberadaannya di supermarket ini." "Benarkah?" tanya Julian. "Kita akan bertemu ayah?" Tanya Julia. "Dia belum tentu ayah kita. Tapi kita harus melakukan sesuai rencana yang pernah kita bicarakan saat bertemu orang itu. Mengerti?" Julius menatap lekat-lekat ke arah kedua adiknya. "Baiklah." "Baik." Windy telah kembali. Anak-anaknya langsung diam. Windy tidak punya pilihan selain membawa mereka ke supermarket

