73 Tertipu

1246 Words

Setelah beberapa saat memijat Evan, akhirnya Karina berhasil pulang ke rumahnya dan besoknya, dia membawa anak-anaknya ke rumah baru. "Ibu, mengapa kamu terus memegang tanganmu? Apa itu sakit?" Jinny sedang menjilati permen lolipop warna-warni yang besar, berlarian di sekitar rumah baru itu. Dia merasa aneh karena wajah Karina memerah. Dia mengertakkan gigi. "Ibu, apakah kamu tidak suka rumah baru kita? Aku akan membelikanmu rumah yang besar di masa depan nanti." Jinny menjilat permen lolipopnya saat otaknya bekerja dengan kecepatan tinggi. Ayah membelikannya es krim dan mainan. Jika dia menginginkan sebuah rumah, Ayah pasti akan membelikannya juga. Lagipula, Ayah sangat menyukainya! "Tidak, Ibu sangat menyukainya. Hanya saja Ibu digigit nyamuk tadi malam, jadi ibu memarahi nyamuknya!"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD