Prolog

149 Words
“Kay, apakah kau baik-baik saja?” tanya Edgar menghampiri Kay yang sedang menangis tersedu-sedu di atas rooftop kantor.              Kay pun mengusap air mata yang jatuh ke pipinya, “Bagaimana bisa aku baik-baik saja ketika orang yang aku cinta bersama orang lain.”             “Maafkan aku. Setelah ini apakah kau punya rencana?” tanya Edgar kepada Kay.             “Aku ingin pergi dan menghilang dari kehidupan Adrian. Aku ingin melihat seberapa keras usahanya untuk mendapatkanku kembali.”             Edgar pun mengangguk, "Kemana kau akan pergi?” tanya Edgar lagi.             “Paris,” jawab Kay dengan mantap.             Edgar pun kaget dan bingung, “Kenapa sangat jauh sekali, apa kau telah memikirkan ini baik-baik?” tanya Edgar dengan ragu.             “Ya, tentu saja. Kau tenanglah. Aku akan mengurus diriku dengan baik disana, lagi pula, Paris adalah Negara Favoritku setelah di sini,” ucap Kay sembari tersenyum.             “Baiklah, aku percaya padamu. Kapan kau akan pergi?”             “Malam ini.” 
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD