Malam yang Menguak

1344 Words

Jarum jam menunjukkan pukul 23.47 WIB saat Leonor akhirnya melangkah keluar dari ruang rapat. Otaknya masih penuh dengan angka-angka dan strategi bisnis. Rapat penting dengan kolega dari luar negeri itu memang menguras tenaga, namun juga menghasilkan kesepakatan besar. Ia menarik napas dalam, lega, ingin segera sampai di rumah dan meluruhkan penat. Namun, baru saja melewati ambang pintu, seorang satpam yang berjaga malam itu sudah menghampirinya dengan langkah tergesa. "Maaf, Tuan Leonor," ujar satpam itu, suaranya sedikit berbisik di lorong kantor yang sepi. "Ada tamu. Namanya Tuan Hudson. Sudah menunggu sekitar lima belas menit." Leonor mengerutkan kening. Hudson? Pukul segini? Rasa lelahnya seketika tergantikan oleh rasa penasaran yang bercampur sedikit kegelisahan. Untuk apa lagi p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD