21

1094 Words

Johnny membelalakan matanya, melihat Jino yang berdiri di samping Putrinya. Padahal ia sedang ingin memberi kejutan, tapi karena melihat Jino, niatannya pun diurungkan. “Ka-kau...?” Johnny sampai tidak bisa berkata-kata. Ibu tak lama muncul dari dapur, dengan memasang senyuman lebar. “Wah Alice bawa pacar? Anak kita sudah besar ya? Sekarang sudah punya pacar.” Kata Ibu sembari menggandeng tangan Johnny. “Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Ayah dan Ibu tiba-tiba mengajak aku makan malam bersama.” Kata Alice. “Mumpung Ayah dan Ibu ada waktu. Memangnya kau tidak senang?” kata Ibu. “Lagi pula kau seharusnya memperkenalkan pacar mu dulu dong,” “Namanya Jino. Jino ini Ibu dan Ayah ku, ayo kau memperkenalkan diri.” Kata Alice. “Ayah dan Ibu itu apa?” tanya Jino. “Orang tua, orang yang me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD