Suasana di sebuah klub malam begitu ramai dengan hiruk pikuk pengunjung dan dentuman musik yang keras. Namun itu tak mengganggu kesenangan sekelompok orang yang sedang mengobrol dan tertawa tak tentu arah di sudut ruangan. Botol dan gelas berisi minuman menemani mereka. Model-model dari Famous Agency sedang menghabiskan waktu bersama atas undangan sang CEO. Mereka semua sudah terbiasa akrab dengan bos mereka yang masih muda dan selalu bersikap bersahabat itu. Berkumpul bersama di klub malam sudah sering mereka lakukan. Helen tak memedulikan Nathan yang memeluk pinggangnya. Ia tahu bahwa CEO muda itu menginginkannya. Namun Helen masih belum mau membalas perasaan Nathan meskipun pria itu bersedia memberikannya apa saja. Uang rasanya tak bisa menggantikan cinta dan obsesi Helen pada Leonard

