"Ghuan!!! Bangun!! Kamu ini udah gede harus dibangunin mulu sama Ibu!! Bangun!! Atau Ibu mutilasi si Jojo!!" Ghuan segera membuka matanya yang terlihat merah dan duduk dengan tegap di atas ranjangnya. "Ibu, maennya ngancem mulu. Jangan apa-apain si Jojo Bu. Dia kan adeknya Ghuan. Nanti Ibu kena azab karena menzolimi anak sendiri." "Ish itu bibir seenaknya banget ya. Sejak kapan Ibu bisa ngelahirin mesin beroda dua?!! Cepet bangun atau Ibu beneran pretelin si Jojo dan jual dia ke tukang loak?!!" Suara wanita yang sejak tadi dipanggil Ibu oleh Ghuan terdengar menggelegar. Wanita tersebut terlihat memunguti baju-baju kotor yang berserakan di lantai kamar Ghuan. "Udah berapa kali Ibu bilang, masukin baju kotor ke keranjang!!" Wanita yang masih terlihat muda tersebut kembali

