BAB Tujuh Belas

1198 Words

            “David,” kedua daun bibir Lanna ternganga.             David maju beberapa langkah dan dia menyentuh pinggang Lanna ketika sampai di samping Lanna. Dia menatap tajam Lanna seraya berkata, “Besok, kan, kita ada acara sama Ron.” Kata David dengan mata melotot menatap istrinya sebagai isyarat             Tanpa disadari Lanna maupun David, Ramon menatap curiga mereka. “Kenapa Ron selalu ada urusan sama kalian? Kalian itu, kan, pengantin baru kenapa Ron harus ngintilin kalian sih?”             “Emmm, kita, kan, berbisnis dengan Ron.” Jawab David meremas erat pinggang Lanna hingga Lanna berjengit meskipun tanpa diingkari dia merasakan sensasi aneh di perutnya.             Mata Ramon tertuju pada tangan yang menggenggam pinggang Lanna. “Oh, bisnis.” dia kembali menatap David. “Buk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD