Chapter 37

1094 Words

Leona terus berjalan menyusuri hutan. sudah hampir 1 jam dia berusaha mencari jalan keluar dengan menggunakan senter kecilnya namun hasilnya nihil, dia tidak bisa menemukan jalan keluar dari hutan itu bahkan gadis itu kini sudah mulai menangis karena sangat lelah dan juga takut. "Kenapa harus mati sekarang ? Bagaimana caranya aku bisa mencari jalan keluar kalau seperti ini ? Hiks sam, kamu dimana? Tolong aku, aku takut hiks," ucap nya saat lampu senter nya tiba-tiba mati. Karena tidak ingin hanya berdiam disana, leona pun akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya walaupun tanpa penerangan sama sekali. Gadis itu melangkahkan kakinya dengan sangat hati-hati. Beberapa langkah gadis itu merasa semuanya baik-baik saja namun siapa sangka tiba-tiba dia tidak sengaja tersandung sebu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD