Bab 43

1604 Words

Happy Reading...!!! @@@ Fatih meletakkan ponselnya setelah mengakhiri pembicaraannya dengan si penelepon. "Dari Daniel, dia menanyakanmu," kata Fatih kepada Nurul saat Nurul bertanya siapa yang menelepon tadi. "Abang bilang apa?" "Kau baik-baik saja. Kata Daniel, ia dan istrinya akan berkunjung ke sini. Ah, diam-diam dia sudah beristri. Aku belum mengenal siapa istrinya itu." Fatih menyandarkan diri pada sandaran kursi. Mereka tengah duduk-duduk santai di ruang tamu setelah shalat magrib tadi. Di atas meja ada dua piring yang sudah kosong. Mereka baru saja selesai makan di sana. Biasanya mereka makan di meja makan, tapi tidak malam ini, mereka ingin makan di ruang tamu. Mencari suasana lain daripada yang lain. Sebenarnya itu keinginan Nurul. Entah mengapa ia sangat ingin makan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD