56. Kebahagiaan yang lengkap ketika Cahaya hamil. _____________________ Cahaya dan Erlando keluar dari gedung rumah sakit, Erlando dengan sigap membuka pintu mobil untuk istrinya, membuat Cahaya tersenyum. Perlakuan yang manis seperti biasa. Cahaya lalu naik, membuat Erlando menahan kepala Cahaya agar tidak mengenai atap mobil. “Hati-hati, Sayang,” kata Erlando. Cahaya menganggukkan kepala dan berkata, “Iya, Sayang.” Erlando lalu menyusul istrinya dan masuk ke mobil juga. “Jalan, Jaja.” “Kita mau langsung pulang, Tuan?” tanya Jaja. “Jalan saja dulu. Siapatahu istriku ini mau sesuatu,” jawab Erlando menoleh menatap istrinya. “Istriku ini sedang hamil.” “Apa? Hamil? Alhamdulillah Ya Allah,” ucap Jaja seraya menekan pedal gas dan meninggalkan pelataran parkir rumah sakit. “Alhamduli

