Part 18 "Cantika Cantika!" teriak Melani sambil berlari menghampiri Cantika yang baru saja keluar dari area tempat parkir murid bersama Malik. "Iya Lan." Cantika dan Malik kompak berhenti melangkah dan menghadapkan tubuh mereka di depan Melani. "Gimana lo?" tanya Melani khawatir sambil memegangi bahu Cantika dan sedikit menggoyangkannya. "Gimana apanya?" Cantika malah bertanya balik dan memasang wajah bingung. "Keadaan lo lah." Melani mendengus sebal karena Cantika tidak peka sama sekali apa yang ditanyakan. "Emang keadaan gue kenapa sih?" Cantika pun melirik Malik dan Malik akhirnya yang menjawab. "Baik-baik aja Lan, makanya masuk sekolah dan dia agak lupa aja." Malik mengulas senyum tipis. "Oh yang kemarin itu." Gumam Cantika. Ia hanya ingat sekilas saja soal kemarin. "S

