Dengan suara bergetar dan penuh haru, Evelina memperlihatkan hasil pemeriksaan yang baru saja dilakukannya kepada sang suami-Kennan. Selembar kertas putih yang memperlihatkan tulisan kedokteran mulai dibaca oleh Kennan dengan teliti sampai akhirnya tiba pada tulisan akhir di mana terdapat hasil yang sudah membuatnya penasaran, “Sa-sayang-“ ucap Kennan tidak kalah bergetarnya dengan sorot mata penuh haru menatap istrinya. Kennan langsung memeluk erat dan menghujani dengan ciuman mesra di pipi serta kening sebagai bentuk rasa bahagia serta syukurnya. “Terima kasih sudah kembali memberikan keturunan untukku, kali ini, kita sama-sama menjaganya dengan sangat baik sampai lahir dan tumbuh menjadi anak yang paling bahagia, pintar dan beruntung karena mendapat kasih sayang kedua orang tuanya.”

