Elena terbelalak, dia lupa bahwa sekarang dia masih dikoridor dan masih banyak murid-murid yang menontonnya, "ah bukan it akh" teriak Elena saat Clara semakin kuat menarik rambutnya. Clara dengan santai menyeret Elena menuju tengah-tengah koridor, dia tak perduli Elena yang berteriak kesakitan karena Clara yang menarik rambut Elena agar mengikutinya. "Lepas sialan sakitt akh," teriak Elena hampir menangis karena sakit yang luar biasa dikepalanya. Sampai ditengah Clara dengan tanpa perasaan menghempaskan Elena ke lantai, Clara berjongkok menyamakan tubuhnya dengan Elena, dia kembali menarik rambut Elena, memaksa Elena agar mendongak menatapnya. "Gimana Elena, apa aku kurang sabar menghadapi kebusukanmu," ucap Clara terseyum manis tapi tidak dengan matanya yang mengkilat tajam. Orang-or

