Memaafkan

1545 Words

"Yoi, masa cuek-cuek gitu keburu diambil orang bro. kau harus gercep." "Gak," jawab datar Jonathan. "Wah awas aja nanti keduluan orang lain aku ketawain dari atas pohon kau jon." "Haha biar ngenes nangis dipojokan." Tawa mereka semakin seru membayangkan Jonathan yang menangis tetapi sebuah buku mendarat dimuka mereka berdua. Sontak mereka menghentikan tawanya melihat Jonathan yang memasang wajah super juteknya. "Hehe becanda," ucap mereka kompak mengangkat jari gaya peace. Clara kembali ke kelas yang masih sepi, karena waktu istirahat yang belum habis bisa dipastikan teman-teman sekelasnya masih asik menikmati waktu istirahatnya. Clara duduk di bangkunya, dia teringat beberapa hari ini tidak ada roti dan sekotak s**u di mejanya saat pagi. Apakah memang pengirimannya sudah lelah? Teta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD