DUA PULUH DELAPAN

1114 Words

Kezia melangkahkan kakinya masuk kedalam sebuah ball room yang begitu mewah. Perempuan itu terus mencemaskan apakah masih ada yang mengenalnya? Kezia sadar dia sudah menghilang tanpa jejak dari sepuluh tahun yang lalu. Bahkan dua sahabatnya sendiri tidak pernah bisa menghubungi Kezia. Perempuan itu memutuskan untuk duduk sendirian di sebuah meja bundar dengan segelas wine tangannya. Seandainya James mau ikut bersamanya. Ia pasti tidak akan kesepian seperti saat ini. Tapi James benar, anak-anak lebih membutuhkan James dibandingkan dengan dirinya. Tiba-tiba suara riuh memenuhi ruangan, seluruh tatapan orang-orang di dalam ballroom itu tertuju pada kehadiran dua orang yang sangat terkenal di antara mereka. Dua siswa siswi terbaik di angkatan 39. Isabella dan Devano Julio. Sepasang ke kekasi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD