#42

1012 Words

#42 “Apa yang kamu dan Aura lakukan hari ini?” Altez bertanya. Aku menghentikan gerakanku memotong daging steak. Malam ini kami makan malam di dalam kamar Altez, permintaanku pribadi yang mengharapkan keintiman. Di sisi lain, aku nggak sanggup kalau Altez dan Tasyilla sampai bertemu dengan situasi aku belum paham bagaimana hubungan mereka di masa lalu. “Belanja dan keliling,” jawabku. “Aku beli piyama lucu sepasang. Kita pakai ya?” “Apa?” “Piyama pasangan, Al,” ulangku. Altez mengulum senyum dan aku tahu dia menganggap ide piyama pasangan adalah hal yang aneh. Aku mengerucutkan bibir saking kesalnya. “Kamu nggak mau pakai piyama pasangan denganku?” tanyaku karena nggak mau menahan sendiri kekesalan ini. Altez berdehem, lalu menjawab, “bukan begitu. Aku merasa agak aneh. Apa aku ngg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD