Senin pagi, aku mendapatkan panggilan dari perusahaan Mas Imam, menurut informasi, aku harus ke sana untuk menemui manager cabang dan bicara. Tapi, entah untuk apa. Seusai membereskan rumah dan memastikan anak anak sudah sarapan, aku bergegas menuju kantoras Imam dengan menumpang taksi online. Sesampainya di sana, kutemui resepsionis dan memberi tahu bahwa aku dipanggil manager, setelah tiga puluh menit menunggu, dan manager datang, aku langsung menemui di dalam ruangannya. "Silakan duduk Ibu Yanti," ucapnya. "Terima kasih Pak." "Jadi, saya memanggil Ibu Yanti untuk memberi tahu bahwa Ibu berhak mendapatkan tunjangan bulanan dari perusahaan kami." "Benarkah, Pak, Alhamdulillah," ucapku bahagia. "Iya, Bu. Namun itu hanya tunjangan, gaji pokok dan bonus tetap masuk ke rekening Pak I

