Kisah di mulai saat teguh mencoba menghubungi ayah nya, tetapi berapa kali pun mencoba teguh tidak bisa menghubungi nomor handphone ayah nya dia pun merasa heran karena kejadian tersebut, dan dia kemudian berbicara dengan ibu nya, dan ibu nya mengatakan itu hal yang wajar mungkin ayah nya sedang sibuk bekerja, karena ayah nya adalah seorang yang sibuk mengurus villa dan tahan yang ia miliki untuk di sewa kan maupun di jual, tetapi kemudian hari berlalu dan tak terasa sudah 2 hari lama nya ayah nya tidak bisa di hubungi dan ibunya pun merasa khawatir, kemudian mereka melaporkan hal itu kepada polisi setempat, tetapi polisi di sana tidak ada yang perduli dengan laporan teguh, tetapi anak itu tidak kenal menyerah meskipun dia terkena kanker stadium 2 dia tidak lelah setiap hari mendatangi kantor polisi itu terus menerus tetapi tetap saja tidak ad yang perduli sampai tiba tiba teguh pingsan karena penyakit nya dan beberapa polisi memantu nya , salah seorang polisi bernama robi yang melihat nya merasa heran mengapa dia selalu memakai masker ketika datang ke kantor polisi tersebut , dan salah satu polisi bernama aris mengatakan kalau dia menderita kanker kemudian robi dengan ketidak tahuan nya berkata apa itu menular...? tentu saja kanker bukan la salah satu penyakit menular, setelah kejadian itu teguh tetap tidak menyerah dan selalu datang sampai akhir nya karena marah karena selalu di acuh kan dia berteriak di kantor tersebut sampai kemudian polisi yang bernama robi datang kepada nya dan mengatakan, jika di tempat itu ada sekitar 6 kantor polisi dan rata rata di setiap kantor memiliki laporan orang hilang pertahun nya sangat banyak , dia mengatakan jika di kantor ini saja ada 40 kasus yang belum terselesaikan, mendengar itu teguh kecewa dan pergi keluar, kemudian robi mengatakan kepada aris dasar anak keras kepala ya kan,.