“Suami kamu emangnya kemana?” tanya Arkan ketika dirinya dan Ayu sudah berada di dalam mobil. Ayu tak langsung menjawab, malah terdiam sebentar. “Nganter Bosnya ke tempat meeting, Mas.” Arkan mengangguk, ia rasa cukup berbasa-basi. Pria itu tiba-tiba teringat bahwa ia baru saja membeli cemilan di cafe tadi, croffle dan korean garlic cheese bread. Tak lupa ice tea lemon sebagai minumannya. “Krunyesss...” Ayu yang awalnya sedang menunggu menunggu sang suami kembali menjemputnya dari jendela mobil, teralihkan ketika mendengar suara sesuatu yang renyah baru saja digigit. “Krenyess... nyam... nyam!” kunyah Arkan sambil memejamkan matanya, menimati setiap gigitan dari croffle yang renyah. Ayu meneguk ludahnya susah payah ketika melihat sesuatu yang ada di tangannya. Ia tidak tahu apa nama

