Bab.237 Malu

929 Words

  Sudah sejauh ini, kakak sepupunya Yuni dan Fandy Diponegoro sepertinya sudah tidak ada pilihan lain.   Welly mengatakan dia memiliki tiket dengan begitu yakin, maka kemungkinan besar benar deh.   Bagaimanapun juga ini sudah bertaruh dengan orang. Jika Welly tidak punya apapun, apakah dia berani bertaruh dengan orang? Bukankah jelas tahu akan mati tapi masih ke sana?   Yang berani melakukan ini, kalau bukan orang bodoh maka adalah orang gila.   Meskipun kakak sepupunya Yuni tidak suka dengan Welly, dia tahu kalau Welly belum sampai seperti itu.   "Baik, adik ipar, hari ini aku percaya sekali denganmu!" Kakak sepupunya Yuni memutuskan dan berkata, "Gadis kecil ini benar-benar tidak tahu dengan kemampuan sendiri. Kamu berikan pelajaran padanya hari ini!"   Welly tersenyum, masalah ini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD