“Loh, kok kamu ada di sini?” Alea tersenyum. Dia sedikit menunduk saat dia bertemu Bu Mila di tempat dia bekerja. “Kamu gak sekolah dulu? Bukannya udah dikasih kabar ya ama Rendi kalo sekolahnya siang nanti,” tanya Bu Mila lagi. “Iya Bu udah dikabarin kok tadi pagi. Tapi Lea ke sini mau ....” Alea menoleh ke arah Nathan yang ada di sampingnya. Bu Mila ikut melihat ke arah Nathan. “Nemenin pacar kamu main basket?” tebak Bu Mila sambil tersenyum. “Eh enggak kok, Bu. Bukan pacar. Kebetulan kemaren Lea belum sempet ngerjakan semua tugas, jadi sekalian aja di sini sampe nunggu kelas,” jawab Alea malu. Mendengar jawaban Alea, Nathan hanya tersenyum lalu mengacak puncak kepala Alea yang tingginya hanya sebatas dagunya saja dengan lembut. Dia kemudian berbalik lagi untuk menyelesaikan pembay

