86. Hentikan, Birru!

1017 Words

Birru membuka pintu, menoleh ke kiri dan kanan. Lalu, ia mendapati Prisma sedang duduk bersama seorang pria. Memang tampan, tetapi tidak bisa dibandingkan dengan Hades, Sekala, atau Gatlin. Ketampanan pria itu masih dibilang standar rata-rata. "Ke mana Sekala? Kenapa dia tidak menemani Prisma? Sial! Bukan menjaga adiknya dari p****************g malah pergi," tanya Birru mengedar pandang diakhiri dengan umpatan. Rencana awal ingin membuat ulah, tetapi urung karena tiba-tiba kekhawatirannya hilang. "Aku yakin Prisma tidak akan menyukainya," gumamnya mengejek. Entah apa yang membuat Birru selalu sepercaya diri itu. Andai masalah bisnis, memang tidak ada yang meragukan kepercayaan dirinya. Namun, ini perihal percintaan. Rasa suka terhadap seseorang tidak selalu diukur dari fisik. Banyak ora

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD