BOY POV. Aku baru bisa melihat Nadine saat acara pengajian yang di gelar malam minggu di ballroom hotel yang di sulap seperti majlid talim mewah dengan bunga bunga warna pink pucat dan putih. Semua ornament juga perpaduan warna itu. Itu pun hanya bisa melihat Nadine dari jauh karena prosesi serah terima serahan dari pihak keluargaku ke keluarga Nadine di serahkan secara simbolik oleh papiku ke ayah Nadine. Sisanya aku hanya duduk sama seperti yang lain untuk mengaji dan mendengarkan ceramah ustad kondang yang di undang datang. Udah aku mesti duduk dengan para hot papa yang kemarin mengajakku ngopi, karena bang Nino memilih bergabung dengan rombongan keluargaku di banding keluarga Nadine seperti seluruh keluarganya. Jadilah teman temannya ikutan bergabung dengan keluargaku juga. Alasanny

