48. Mematangkan Konsep Pesta Pernikahan

2450 Words

Nadine POV. Bersyukur sekali aku punya tunangan macam Boy. Pengertian sekali. Mau apa pun yang aku mau untuk konsep pernikahan kami, dia mengiyakan aja. Termasuk kalo aku jadi eror karena lelah urus ini itu. “Apa pun Yang…yang penting hasil akhirnya kita nikah dan halal untuk bercocok tanam” jawabnya selalu kalo aku sedang lempeng dan kasihan melihatnya yang sabar dan tabah menghadapi omelanku karena sesuatu yang tidak penting. “Kasihan kamu jadi aku omelin trus, moodku juga naik turun, aku stress” jawabku. Dia tersenyum. “Me time deh, ke salon atau spa, pijat juga bisa, biar kamu relax lagi” sarannya. “Kamu?, nanti aku tinggal lagi” jawabku tak enak. Dia tertawa. “Mau aku temanin?” jawabnya. “Lama Yang, nanti kamu suntuk nunggunya” tolakku kasihan. “Kalo gitu biar aku tunggu sam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD