gak tau kenapa akhir2 ini aku mulai merasakan kalau diabenar2 tulus dengan aku dan anak ku.
tapi itu belum cukup untuk membuatku untuk menerima nya dengan rasa amat takut untuk ke 2 kali nya aku dan dia memang ada rasa dari dulu . dan aku pun mulai untuk memastikan kalau dia memang mencintai ku atau ngak.
., " kamu mau ngak aku kenalin kamu ke orang tua ku, " ujar dia
, " kapan mas, " tanya aku
, "sebisa kamu, kamu bisa nya kapan, "
,emang kamu suka dengan aku, "aku bertanya dengan malu
, " sejak pertama aku mengenal kamu aku udha mulai ada rasa dengan kamu. ngak tau kenapa aku langsung mau ngajakin kamu untuk ketemu dgn keluarga aku, " ujar dia.
, " ok gimana kalau hari minggu aku libur, "
, " ok sayang makasih, "
aku udah tau sekarang perasaan nya dia ke aku gimana mengapa dia ingin sekali mau kenal aku sama orang tua nya dia ingin serius dengan hubungan ini..
ngak tau kenapa hari demi hari sudah berlalu dan sudah hari minggu dia menagih janji kepada ku untuk bertemu dengan kedua orang tua nya. dan dia pun menjemput aku di rumah ku dia mulai mengtetuk pintu
, " assalamu'alaikum, " sambil dia mengetuk pintu
, " waalaikum salam, " jawab nenek aku kebetulan ada nenek aku sendiri dirumah.
, " ohh kamu toh Lee monggo sampean masuk, "ujar nenek
, " dari mana ajha kamu le mau kemana, "
sambil dia salaman dia pun menjawab
, " dri rumah mbah mau kesini mau ngajakin min jalan2 kerumah mbah angsal nopo mboten mbah, "tanya dia ke mbah ku
aku pun keluar dari dapur sambil membawa sebuah kopi dan pisang goreng untuk nya.
, " terserah kalian berdua ajha, "ujar mbah
tidak lama kemudian embah pun meninggal kan kami berdua untuk ngobrol
, " gimana jadi gak ke rumah ku, "tanya dia
, " jadi mas aku gak ingkari janji kamu kok, "
ok yuk kita berangkat sekarang supaya pulang tidak terlalu malam. " ujar dia
dan kami pun berpamitan ke nenek untuk pergi ke rumah dia