Malam hari Ketika Steven baru saja pulang, Sharon menolehkan kepala dengan rasa sedikit berat kepada pria bertubuh tinggi besar dengan membawa dua buah map masuk ke dalam rumah. Ekspresinya sudah benar-benar kesal dengan anak tertuanya yang menyebabkan semua ini. Tatapan Naya rasanya sangat sangar dan bergidik ngeri ketika suaminya sudah ada di depan menunggu kedatangan Steven. Ini berarti bukan soal masalah kecil lagi kalau sampai Sharon seperti ini. Anaknya memang sudah sangat keterlaluan kalau sampai dia dalang dari semua ini. Steven menatap pria yang sudah berdiri di jarak beberapa meter darinya. “Pa,” ucapnya dengan sopan lalu mengulurkan tangan bersalaman. Namun dengan angkuhnya Sharon menolak bersalaman dengan Steven karena tangan kotor itu telah mencelakai nyawa orang lain. K

